Tadi saya sedang meyiram bungga sampai2 saya teringat dengan Alm.Agus Hasan. The only one my great grandpa
seajak terlahir di dunia ini saya hanya punya 1 orang kakek,papa dari mami. Ayah dari papi sudah berpulang sejak papi masih kecil. Saya memanggil orang tua dari mami saya dengan sebutan tino-nantan.Tino=nenek; Nantan= kakek. Itu bahasa kerinci my hometown. Sejak keluar dari RS. ST. Theresia pasca melahirkan saya,mami masih tinggal di rumah tino.Seingat saya saya lebih dekat dengan tino & nantan dari pada mami-papi, karena mami sibuk dengan kerjaan & papi sibuk pulang-pergi padang-jambi kuliah s2.Waktu itu nantan punya mobil, dan SETIAP MALAM saya tidak bisa tidur kalau belum di ajak keliling2 dengan mobil. (menulis cerita ini membuat saya berlinang air mata). Masih banyak kenangan yang tersimpan tentang nantan, saat pertama kali melangkah keluar pulau jawa & saat pertama kalinya naik kapal ; setiap lebaran yang di lalui ; setiap mudik ; setiap kali ucapan menyuruh baca koran dll.
Dulu kakek saya seorang guru,jadi waktu SD guru2 saya setiap melihat nantan datang selalu di salam. Waktu SD nantan sering ngantar jemput saya, karena papi lajut s3.Nantan memang sudah tua, tapi wajah nantan tidak pernah menua di mata saya.
Namun ada satu hal yang membuat saya takut dengan nantan. Nantan itu sangat pemarah. sangat emosional, lebih baik menghindar dari pada kena marah nantan (tapi sekarang rindu akan kemarahan nantan).
Waktu itu saya kelas x, nantan & tino mau ke jakarta, melihat cucunya yang lain. Di kabarkan selama di jakarta nantan sakit.Nantan tidak pernah mau di rawat, namun oom saya ingin nantan di rawat. selama di rawat keadaan nantan membaik, tapi ALLAH berkehendak lain, nanta meninggal di jakarta.
Saat itu malam mimggu di bulan februari tepatnya tanggal 13.Saya bersama 2 adik saya tidur di depan teve ditemanin mba nora, malam itu saya tidak bisa tidur, saya meyangka itu karena mami-papi sedang tidak di rumah, tapi teryanta tidak. Tepat jam 12 hape saya bunyi menandakan ada sms masuk, say begitu malas untuk membukanya, lagian siapa yang ngirim sms malam2 ke saya??. Namun saya jadi penasaran, saya lihat, ternyata dari tante saya, ah paling2 bertanya tentang adik2. Saya membaca sms dari tante saya sebanyak 3x untuk meyakinkan, saya membangunkan semua adik2 saya untuk memyakinkan saya kalau sms itu benar.Saya masih tak percaya, saya menelfon tante, dan ternyata itu benar. Nantan sudah tiada.
I Realy Love You My Grandpa <3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar