enjoy it :)
Breaking
Dawn
By: diah
Semua
telah berakhir, keluarga volturi tidak akan mengangu mereka. Sesuai keinginan
Bella, mereka pergi ke New Hampshire untuk kuliah di Universitas Dartmouth.
“Bagaimana perasaanmu Bella ?”kata Edward “Aku sedikit takut” jawab Bella “Kita
akan bersama-sama, jangan kuatirkan apapun” jawab Edward. Setelah itu kami
berangkat ke rumah Charlie untuk berpamitan, sebenarnya aku sangat berat
berpisah dengan Charlie,tapi aku juga memikirkan keadaanku yang tidak bisa
berdekatan dengan Chralie, “Dad kami akan pergi sore ini ke New Hamsphare”
kataku “umm tak bisakah di undur Bella?”jawab Charlie “bukan begitu dad, kami
kan harus mempersiapkan tempat kami, seharusnya minggu lalu kami sudah
berangkat....” tiba-tiba Jacob datang,
sikap protektif Edward menghalangi Jacob
dari kami semua, mungkin Edward lupa bahwa aku perisai, dia tak perlu
repot-repot menghalangi aku, aku bisa melindungi kita semuanya.
Diantara semua
orang hanya Jacob yang sulit melepaskan kami, ini karena ia tak bisa jauh-jauh
dari anakku ugh,, memikirkannya saja membuat aku pening.”Bells.. Charlie masih
ingin bertemu dengan Nessie” kata Jacob sejujurnya aku tau bahwa dia yang akan
merindukan Nessie. Aku pun berkata “Dad kau bisa berkunjung ke tempat kami
kapan-kapan”.Sudah beberapakali Nessie menunjukan ia tak mau berpisah dengan
Jacob, aku bisa mengerti hal itu,berjauhan dengan orang yang kita cintai memang
sulit, tapi keadaan kami yang seperti ini.
***
Perjalanan mengunakan mobil ferrari memang lebih mempersingkat waktu kami.Sejenak aku teringat waktu perpisahan kami dengan Jake, ini berat bagi Resmene.Kami tiba di kota, dan memasuki sebuah komplek elit, well aku tidak terlalu terkejut mengingat dulu Edward pernah mengatakan kami sudah punya rumah. Rumah kami sederhana, aku sangat senang Edward megerti kalau aku tidak suka kemewahan. Kamar Nessie sangat indah berwarna oranye & merah sangat anak-anak,lalu kamar kami persis sama dengan kamar putih tapi lebih besar.Mungkin besok aku akan pergi berbelanja perabot, baju & electroik.
Perjalanan mengunakan mobil ferrari memang lebih mempersingkat waktu kami.Sejenak aku teringat waktu perpisahan kami dengan Jake, ini berat bagi Resmene.Kami tiba di kota, dan memasuki sebuah komplek elit, well aku tidak terlalu terkejut mengingat dulu Edward pernah mengatakan kami sudah punya rumah. Rumah kami sederhana, aku sangat senang Edward megerti kalau aku tidak suka kemewahan. Kamar Nessie sangat indah berwarna oranye & merah sangat anak-anak,lalu kamar kami persis sama dengan kamar putih tapi lebih besar.Mungkin besok aku akan pergi berbelanja perabot, baju & electroik.
Di luar terdengar suara mesin mobil
Volvo Edward, kami berdua saling menoleh,tak lama kemudia menyeruak bau wereloft, kami sama-sama binggung, tapi
Edward lebih cepat pulih dari kekagetannya. Segera kami keluar, terlihat Jake
yang keluar dari mobil. “Hai semua,, Boleh aku menginap??” katanya langsung
“Aku tidak mengerti jake, tadi kau mau melepas kami sekarang kau malah datang
kesini” jawabku sedikit emosi, Edward memelukku “oh Bells, aku tak kuat
berjauhan dengan Nessie,,” keluh Jacob “ Ayo mengobrol di dalam saja” kata
Edward.
“Kenapa kau tidak menungu kedatangan
ku ke rumah??, aku ingin berpamitan dengan Nessie,,”kata Jacob “Bukan begitu
Jake kami hanya,,” jawab ku segera. “ohh sudahlah,, ada makanan tidak di sini?”
tanya Jacob
“yaa, kau mau ku buatkan apa?? “ tanya
ku “pizza please”jawab Jacob “akan ku
buatkan” tukas Edward “ tahun ajaran baru akan di mulai besok di tempatmu, dan
kau datang ke sini” kataku agak sedikit marah “Bells sungguh sulit bagi aku
untuk berpisah dengan Nessie, tolong megertilah” pinta Jacob. “ini makananmu
Jake” kata Edward.Jacob makan dengan lahap.”Malam ini kau bisa tidur di kamar
itu,walau tempat tidurnya tidak terlalu besar” tukas Edward. Mataku membelak
tak percaya, Edward hanya diam saja menangapi reaksiku.
Will be continue... after ujian semester
Will be continue... after ujian semester

Tidak ada komentar:
Posting Komentar