Kamis, 08 Desember 2011

emosi tingkat dewa

Sekarang aku hendak bercerita mengenai hari ini. *engiengieng melirik ke meja belaja,buku geo & sejarah menunggu* Oleh sebab itu mari kita tuntaskan. *Hari ini udah berapa kali ngepost?*
Pulang dari perang ekonomi & prancis aku langsung ngepost, sekarang baru pulang dari lia ngepost lagi *engiengieng sejarah,geo menanti*
Males ke lia, tapi akhirnya dateng juga.Sampe lia,taunya sendirian.Akhirnya baca buku geografi.Datanglah kak atika,dan banyak yang mulai bermunculan.Di Lia ada orang yang amatsangatjahanam yaitu F*TIIIIIT*, aku benci dia karena dia ngeselin, suka ngejek2 orang padahal diri dia sendiri,lebih buruk !!!!
setiap ketemu pasti selalu bilang "eh gendut, betinju be kito" WHAT DAMN THAT!!!!!!!!! Sebagai perwujudtan emansipasi wanita aku bilang "oke" but he didn't do anything. BESAK OTA (terjemahan: pengecut). Tapi beberapakali dia memang benar2 meninjuku, well SEBAGAI BENTUK EMANSIPASI WANITA AKU MENINJUNYA BALIK,menuruti nasehat papi "kalo dio ngejek,balas ngejek".

Trus,, dalam keadaan kadar emosi jiwa yang tinggi ada yang nyeletuk 'ntar jadi cinta'. WHAT THE HEAL!!!!!!!!!. Dalam hati aku bersupah dak mau samo dia *memang ada yang mau?*.
Dia orang yang benci sama adiknya, bayangkan kakak-adik memang jarang yang akur,tapi dia selalu tidak akur.Kemungkinan besar dari orok memang sudah tidak aku. Di sekolah pun aku nggak pernah negur2 dia. Sudah dari sd aku tau sifat dia, dan selalu bisa aku hindari, tapi sekarang AKU LAGI EMOSI JIWA TINGKAT DEWA. Aku nggak ngerti dengan sifat dia yang seperti itu, masih ada aja yang mau temenan sama dia,, Seharusnya dia di isolasi dari muka bumi !!!!!!
Dari pada saya makin emosi sehingga memanggil nama hewan satu per satu, lebih baik di akhiri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar